Adu Strategi di Meja Domino. Turnamen Orado Lampung Selatan Bergulir, 17 Kecamatan Berebut Tiket Bupati Cup

Berita • 18 Oct 2026 06:19 • Admin NA • 2 kali dibaca
Adu Strategi di Meja Domino. Turnamen Orado Lampung Selatan Bergulir, 17 Kecamatan Berebut Tiket Bupati Cup

Adu Strategi di Meja Domino. Turnamen Orado Lampung Selatan Bergulir, 17 Kecamatan Berebut Tiket Bupati Cup

nataragung.id - Kalianda - Turnamen Olahraga Domino (Orado) tingkat kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan mulai bergulir pada Sabtu (17/10/2026).

Bergiliran di 17 kecamatan hingga 8 November mendatang, kompetisi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengasah strategi, menjunjung sportivitas, sekaligus mempererat kebersamaan melalui olahraga.

Kecamatan Kalianda lokasi menjadi pembuka turnamen yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

Pertandingan perdana berlangsung di Kantor Kecamatan Kalianda, bersamaan dengan pelaksanaan turnamen di Kecamatan Rajabasa.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Muhammad Yusup, mengatakan olahraga domino tidak hanya mengandalkan kekayaan, tetapi juga membutuhkan konsentrasi, kemampuan membaca permainan, serta presisi dalam menyusun strategi dan mengambil keputusan.

“Turnamen ini bukan sekedar tentang mencari siapa yang menjadi juara, namun bagaimana kita membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat silaturahmi masyarakat Lampung Selatan,” ujar Yusup saat pembukaan Turnamen Orado di Kecamatan Kalianda.

Melalui kompetisi ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyalurkan minat dan kemampuan dalam olahraga domino melalui pertandingan yang terarah dan menjunjung aturan. Pelaksanaan di tingkat kecamatan juga memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi warga dari berbagai wilayah untuk berkompetisi secara sehat.

Yusup juga mengapresiasi dukungan pengurus Orado, pemerintah kecamatan, Komite Olahraga Kecamatan (KOK), panitia, perangkat terkait, serta masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Ia mengingatkan para peserta agar menjaga kekompakan, mematuhi ketentuan pertandingan, dan menghormati lawan.


Menurutnya, semangat kompetisi perlu berjalan diiringi dengan sportivitas dan kebersamaan agar turnamen memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Setelah pembukaan di Kalianda dan Rajabasa pada tanggal 17 Oktober, rangkaian pertandingan berlanjut di Penengahan, Bakauheni, dan Ketapang pada tanggal 18 Oktober.

Selanjutnya diadakan turnamen di Palas dan Sragi pada tanggal 24 Oktober, kemudian Sidomulyo dan Way Panji pada tanggal 25 Oktober.

Kompetisi berlanjut di Candipuro dan Way Sulan pada 31 Oktober, disusul Katibung dan Merbau Mataram pada 1 November.

Rangkaian pertandingan tingkat kecamatan akan ditutup di Tanjung Bintang dan Tanjung Sari pada 7 November, serta Natar dan Jati Agung pada 8 November 2026.

Para pemenang dari masing-masing kecamatan selanjutnya akan melanjutkan kompetisi di Turnamen Orado Bupati Cup tingkat kabupaten.

Tahapan ini menjadi kesempatan bagi peserta terbaik untuk menunjukkan kemampuan mereka pada kompetisi dengan cakupan yang lebih luas.

Melalui turnamen yang menjangkau 17 kecamatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap olahraga domino semakin berkembang menjadi olahraga masyarakat.

Lebih dari persaingan meraih gelar juara, kegiatan ini diharapkan memperkuat interaksi antarwarga serta menumbuhkan budaya berkompetisi secara sehat dan sportif. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

6 + 1 = ?
Berita Terkait