Dorong Pelatihan Khatib dan Cetak Buku Khutbah Bahasa Lampung, Mas BBM Silaturahmi ke Redaksi Natar Agung

NATAR 11 Sep 2026 01:01 Admin NA 13 kali dibaca
Dorong Pelatihan Khatib dan Cetak Buku Khutbah Bahasa Lampung, Mas BBM Silaturahmi ke Redaksi Natar Agung

Keterangan foto: Pemimpin redaksi nataragung H. SyahidanMh, Ustadz H. Komiruddin Imron dan Budiono atau Mas BBM

nataragung.id - Natar -  Guna memperkuat syiar Islam dan melestarikan budaya lokal, redaksi nataragung merencanakan pelatihan bagi para khatib shalat Jumat.

Rencana itu dibahas dalam agenda silaturahmi Budiono atau yang akrab disapa Mas BBM ke kediaman Pemimpin Redaksi nataragung, H. SyahidanMh, di Desa Mandah, Natar, Kamis sore (10/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut Mas BBM didampingi oleh Penulis Khutbah Jumat sekaligus Redaktur Keagamaan nataragung Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc. atau yang akrab disapa Uskom.

Menurut Mas BBM, kunjungan silaturahmi ini sekaligus untuk membahas rencana pelatihan khatib shalat Jumat yang akan digelar oleh nataragung.

“Saya sudah beberapa kali berdiskusi dengan Uskom terkait rencana beliau akan melaksanakan pelatihan Khatib. Selaku sahabat karib, tentu keinginan Uskom harus saya dukung, karena apa yang direncanakan itu untuk kemaslahatan ummat,” ujar Mas BBM.

Ia menegaskan pelatihan ini penting agar para khatib semakin siap dalam menyampaikan materi khutbah yang substansial, komunikatif, dan menyentuh persoalan umat saat ini.

Materi pelatihan nantinya akan mencakup adab berkhotbah, teknik penyampaian, fasih bahasa, serta pemahaman fiqih khutbah.

“Saya akan berupaya menjembatani keinginan ini ke beberapa rekan dan mitra. Mudah-mudahan kelak diantara mitra saya ada yang bisa memfasilitasi pelatihan dimaksud, baik dari sisi tempat, narasumber, maupun dukungan lainnya,” kata BBM.

Senada dengan itu, Uskom menyampaikan bahwa pelatihan khatib ini juga sejalan dengan upaya mendukung program Pemerintah Provinsi Lampung “Kamis Beradat” yang digagas Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

“Implementasi Kamis Beradat, kami wujudkan dalam membuat atau mencetak buku khutbah Bahasa Lampung, untuk dibaca oleh para khatib shalat Jumat. Tujuannya agar khutbah lebih mudah dipahami jamaah dan muatan kearifan lokal Lampung tetap terjaga,” ucap Uskom.

Ia menambahkan, buku khutbah Bahasa Lampung yang ditulisnya sudah selesai dicetak. Namun jumlahnya masih sangat terbatas karena terkendala dana.

“Karena itulah, kami sangat mendukung langkah Mas BBM yang akan mencarikan mitra untuk pelaksanaan latihan para khatib sekaligus membantu pencetakan buku khutbah dalam jumlah lebih banyak,” lanjutnya.

Ke depan, buku tersebut diharapkan bisa dibagikan secara gratis kepada para khatib, masjid, dan majelis taklim di Lampung agar dakwah dengan bahasa ibu bisa semakin masif.

Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Redaksi nataragung, H. SyahidanMh mengaku menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut pelatihan khatib dan penerbitan buku khutbah adalah langkah strategis untuk membina umat dari hulu ke hilir.

“Alhamdulillah saya sudah berupaya menghubungi beberapa tokoh untuk membantu pencetakan buku. Namun sampai saat ini belum ada respon, sehingga keinginan mencetak dalam jumlah lebih banyak belum bisa diwujudkan. Karena itu kami titipkan ikhtiar ini kepada Mas BBM,” kata Syahidan.

Lebih lanjut ia menegaskan, untuk teknis pelaksanaan pelatihan dan materi diklat diserahkan sepenuhnya kepada Uskom dan jajaran redaksi keagamaan nataragung.

“Silakan Uskom dan tim yang merancang teknisnya. Mas BBM bisa lebih leluasa berkoordinasi dengan para mitra. Kami berharap pelatihan ini bisa secepatnya terlaksana demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Dengan adanya sinergi antara media dan para tokoh agama, diharapkan lahir khatib-khatib muda yang tidak hanya fasih, tapi juga mampu menyampaikan pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dengan bahasa yang membumi, termasuk dalam Bahasa Lampung. (SN)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

9 + 8 = ?
Berita Terkait