DPRD Lampung: Perkuat Vokasi Berstandar Internasional, Generasi Muda Harus Dibekali Keahlian Siap Kerja
nataragung.id - Bandar Lampung - DPRD Provinsi Lampung menilai penguatan pendidikan vokasi berstandar internasional menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda. Pendidikan vokasi harus diarahkan tidak sekadar menghasilkan lulusan, tetapi membekali generasi muda dengan keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Budhi Condrowati, S.E. mengatakan penguatan vokasi perlu dibangun melalui sinergi Pemerintah Provinsi Lampung dengan lembaga pendidikan, dunia usaha, industri, dan mitra internasional. Menurutnya, keterhubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan pasar kerja menjadi kunci agar lulusan memiliki keahlian yang benar-benar dapat digunakan untuk mendapatkan pekerjaan. “Pendidikan vokasi harus benar-benar terkoneksi dengan kebutuhan dunia kerja. Lulusan tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja,” ujarnya, Selasa, 11 Agustus 2026.
Budhi menegaskan, penguatan vokasi berstandar internasional dapat membuka ruang lebih luas bagi putra-putri Lampung untuk memasuki pasar kerja, termasuk peluang bekerja secara profesional di tingkat internasional. Penguasaan bahasa asing, keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi, serta pemahaman terhadap standar kerja internasional perlu menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan vokasi.
“Kalau anak-anak muda kita dipersiapkan dengan kompetensi yang sesuai standar internasional, ruang mereka untuk mendapatkan pekerjaan semakin luas. Ini menjadi langkah nyata untuk menekan pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Budhi, peningkatan kompetensi tenaga kerja juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga. Semakin tinggi keterampilan dan daya saing tenaga kerja, semakin besar peluang memperoleh pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik. Karena itu, pengembangan vokasi harus diarahkan pada kebutuhan nyata dunia kerja sehingga pendidikan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan mampu bersaing.
“Investasi terbesar daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semakin kompeten tenaga kerja kita, semakin besar peluang meningkatkan produktivitas, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.
DPRD Provinsi Lampung akan terus memperkuat peran dalam kebijakan peningkatan kualitas SDM yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses keterampilan dan kesempatan kerja bagi generasi muda. Dengan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan industri dan standar kerja internasional, generasi muda Lampung diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki dunia kerja, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kesejahteraan keluarga.(SMh)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar