Kenakan Wastra Lampung pada Fashion Show Kriyanusa 2026, Batin Wulan Bawa Kriya Lokal ke Panggung Nasional-Global

PEMPROV LAMPUNG • 01 Oct 2026 08:36 • adm@nataragung.id • 10 kali dibaca
Kenakan Wastra Lampung pada Fashion Show Kriyanusa 2026, Batin Wulan Bawa Kriya Lokal ke Panggung Nasional-Global

JAKARTA — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Purnama Wulan Mirza, atau yang akrab disapa Batin Wulan, kembali membawa kekayaan wastra dan kriya Lampung ke panggung nasional melalui Fashion Show atau Parade Pakaian Daerah Dekranasda Provinsi se-Indonesia pada acara penutupan Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (30/9/2026).

Acara tersebut merupakan rangkaian penutupan Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung sejak 26 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan tampil mengenakan busana berbasis wastra Lampung yang memadukan kekayaan motif dan karakter budaya Lampung dengan sentuhan desain modern.

Penampilan Batin Wulan menjadi salah satu bentuk komitmen Dekranasda Provinsi Lampung dalam memperkenalkan wastra dan kriya daerah agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar internasional.

“Dengan senang hati Batin Wulan tampil menggunakan kriya hasil perajin UMKM Lampung, yakni busana batik yang juga disulam dengan benang emas tapis Lampung, dengan harapan bahwa kriya Lampung semakin dikenal dan go global,” ujar Batin Wulan sebelum sesi Parade Busana dimulai.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung yang senantiasa mendukung Dekranasda Provinsi Lampung untuk konsisten dalam memajukan seluruh wastra dan kriya yang merupakan salah satu warisan budaya Provinsi Lampung.

“Terima kasih atas dukungan dan juga support system yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung beserta jajaran. Semoga Batin Wulan bisa memberikan hasil yang terbaik pada parade busana ini,” jelas Batin Wulan.

Pada seremoni Kriyanusa 2026 yang ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian tersebut, ribuan penonton dari dalam dan luar negeri hadir menyaksikan berbagai penampilan tarian dan kesenian dari berbagai daerah.

Acara tersebut merupakan ajang pameran kerajinan nusantara berskala nasional hingga internasional yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk mempromosikan produk-produk kriya dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Tito menegaskan bahwa potensi Indonesia di sektor kerajinan sangat luar biasa. Pada 2026, nilai ekonomi yang beredar dari sektor kerajinan dunia diperkirakan mencapai sekitar 3.000 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa potensi pendapatan dari sektor kerajinan masih didominasi oleh sejumlah negara seperti China, India, Vietnam, hingga Filipina. Negara-negara tersebut diketahui memproduksi hasil kerajinan tangan secara masif. Kendati demikian, Mendagri menyebut Indonesia memiliki potensi besar dengan beragam hasil kerajinan dan kekayaan budaya dari berbagai daerah di seluruh penjuru Tanah Air.

“Kita melihat sendiri bagaimana ragam kerajinan kita. Dari yang tenun, kain, motif songket, dari kayu, kerajinan perhiasan, kerajinan tadi banyak sekali yang sangat kreatif,” sambungnya.

Oleh karena itu, Mendagri berpesan kepada para perajin kriya serta jajaran pengurus Dekranas dan Dekranasda untuk terus mengoptimalkan potensi kerajinan di Indonesia. Menurut Mendagri, hasil kerajinan tersebut selain dapat memberikan sumbangsih secara ekonomi, juga memiliki arti penting sebagai identitas budaya bangsa Indonesia.

“Nasib bangsa ini untuk kerajinan bisa dipercaya di tingkat dunia di tangan kita semua, di tangan Ibu-Ibu [pengurus Dekranas dan Dekranasda] sekalian,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri mengapresiasi kiprah para perajin dan pengurus Dekranas. Menurutnya, semangat para ibu untuk mengenalkan kerajinan kriya memiliki dampak penting bagi bangsa Indonesia.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, secara resmi atas nama pemerintah, saya menutup Kriyanusa Tahun 2026 dengan baik dan lancar. Dan sampai jumpa di Kriyanusa 2027,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri UMKM Maman Abdurrahman beserta jajaran, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, para ibu anggota Seruni Kabinet Merah Putih, serta pejabat terkait dari pusat maupun daerah. 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

6 + 7 = ?
Berita Terkait