Kompak 35 Organisasi di Pesawaran Bentuk Pagar Hidup Politik, Kawal Bupati Nanda Indira 5 Tahun ke Depan
nataragung.id - Pesawaran - Ratusan perwakilan dari puluhan lembaga menegaskan dukungan penuh kepada Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian untuk melanjutkan pembangunan.
Komitmen itu dinyatakan dalam pernyataan sikap bersama dari 35 organisasi yang terdiri dari organisasi pers, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, ormas keagamaan, dan tokoh adat di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (15/9/2026).
Dukungan ini menjadi penanda solidnya kekuatan civil society di Pesawaran dalam menjaga stabilitas pembangunan di tengah dinamika politik yang berkembang.
Ketua Umum Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran, Farifki Zulkarnaen Arif bergelar Suntan Junjungan Marga, mengatakan kehadiran ratusan perwakilan tersebut merupakan wujud kebulatan tekad.
"Momentum setahun lebih kepemimpinan Bupati Nanda Indira Bastian menjadi penanda bahwa program prioritas pembangunan harus terus dilanjutkan," tegas Farifki.
Dalam forum tersebut, Farifki mengungkapkan empat komitmen utama yang disepakati bersama:
Pertama, mendukung penuh kepemimpinan Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian dalam menjalankan roda pemerintahan.
Kedua, meminta kepada Bupati Nanda untuk tidak terpengaruh dengan dinamika politik yang terjadi saat ini, baik fitnah di media sosial maupun aksi demonstrasi di Kejati Lampung dan Kejagung. Bupati diminta tetap fokus membangun Pesawaran.
Ketiga, meminta Bupati Nanda untuk tegas dalam memimpin pemerintahan agar tidak ada celah bagi pihak ketiga untuk memecah belah persatuan dan mengintervensi kebijakan.
Keempat, forum berkomitmen mengawal dan mengamankan kepemimpinan Bupati Nanda Indira Bastian sampai lima tahun ke depan.
Sementara itu, Penasehat JMSI Pesawaran, Anton menekankan bahwa suksesnya pembangunan harus ditopang oleh keterbukaan informasi publik.
"Pemerintah harus menekankan keterbukaan informasi yang berbasis pada data yang akurat, serta mencegah penyebaran informasi hoaks yang menghambat pembangunan," ujarnya.
Anton juga menyoroti pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan dengan menyajikan informasi yang kredibel dan jauh dari kepentingan golongan tertentu.
"Kami berharap ke depan Bupati Nanda Indira membangun komunikasi yang efektif kepada publik dengan melibatkan organisasi pers untuk menghalau hoaks dan berita yang berpotensi memecah belah," harapnya.
Menanggapi pernyataan sikap tersebut, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
"Kami butuh dukungan untuk menyelesaikan program selama empat tahun ke depan, karenanya mari kita bersama membangun untuk Pesawaran yang lebih maju," kata Nanda.
Bupati perempuan pertama di Pesawaran itu mengakui, pembangunan yang telah berjalan selama setahun lebih masih banyak yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan serta partisipasi masyarakat luas.
"Mari bangun situasi kondusif, hindari perpecahan dan tingkatkan kerukunan untuk menyukseskan program prioritas selama empat tahun ke depan," ajaknya.
Di akhir, Nanda juga berpesan agar masyarakat cerdas dalam menyaring informasi.
"Saya berpesan kepada masyarakat agar tetap mencari rujukan informasi melalui media massa yang kredibel, jangan termakan hoaks dan berita bohong yang berpotensi memecah belah kerukunan masyarakat," tutupnya. (SMh)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Komentar