Usia 13 Hingga 72 Tahun, 171 Jemaah Umrah Lamsel Siap Berangkat, Bupati Egi Titip Doa

LAMPUNG SELATAN • 07 Nov 2026 14:55 • Redaksi NATARAGUNG.ID • 57 kali dibaca
Usia 13 Hingga 72 Tahun, 171 Jemaah Umrah Lamsel Siap Berangkat, Bupati Egi Titip Doa

nataragung.id - Kalianda - Dalam balik perjalanan ibadah ke Tanah Suci, tersimpan harapan bagi kemajuan daerah. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menitipkan doa kepada 171 calon jemaah umroh agar turut mendoakan Kabupaten Lampung Selatan senantiasa diberi keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Egi saat memberikan sambutan melalui Zoom Meeting dalam kegiatan Manasik Umrah dan Penyerahan Perlengkapan Jemaah Umrah Kabupaten Lampung Selatan, di Aula Negeri Baru Resort, Kalianda, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan para jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci pada 11 November mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) M. Darmawan, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan, Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan Qorinilwan, Camat Kalianda, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam pernyataannya, Bupati Egi mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah umrah merupakan anugerah sekaligus panggilan dari Allah SWT. Oleh karena itu, ia berharap para jemaah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat keimanan, memperbanyak doa, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah hanya menjadi perantara dalam memfasilitasi kesempatan beribadah tersebut. Oleh karena itu, para jemaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk, sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan selama berada di Tanah Suci.

“Saya berpesan agar Bapak dan Ibu benar-benar memanfaatkan kesempatan istimewa ini untuk beribadah, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jaga kondisi kesehatan, istirahat yang cukup, serta ikuti arahan pembimbing dan ketentuan yang berlaku selama menjalankan ibadah,” pesannya.

Selain kesiapan fisik dan spiritual, Bupati Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, saling membantu, serta menghormati sesama jemaah. Terlebih lagi, selama berada di Tanah Suci, para jemaah akan berinteraksi dengan umat Islam dari berbagai negara dan daerah di Indonesia yang memiliki latar belakang serta kebiasaan yang berbeda.


Di tengah rangkaian ibadah tersebut, Bupati Egi secara khusus menitipkan harapan bagi Kabupaten Lampung Selatan. Ia memohon agar para jemaah turut serta mendoakan kemajuan daerah, kesehatan dan keselamatan masyarakat, serta perdamaian dan keberkahan bagi seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Melalui doa-doa yang Bapak dan Ibu panjatkan di Tanah Suci, saya titip doa untuk Kabupaten Lampung Selatan agar semakin maju dan masyarakatnya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, ketenangan, serta keberkahan. Doakan juga agar kami diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah serta mewujudkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar. Ia mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat.

Syaiful juga mengajak para jemaah mendoakan Bupati Egi agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Lampung Selatan, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Doakan Bapak Bupati agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Lampung Selatan, sehingga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa Masyarakat Lampung Selatan semakin sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, Qorinilwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah memfasilitasi pemberangkatan sebanyak 171 jemaah umrah pada tahun 2026.

Para peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2025, santri dan dai berprestasi, guru mengaji, majelis taklim, tokoh, tokoh masyarakat pembangunan, serta peserta pengajian Shobat.

Dari keseluruhan peserta, jemaah termuda berusia 13 tahun, sedangkan yang tertua berusia 72 tahun. Rentang usia tersebut mencerminkan keberagaman penerima fasilitasi umroh dari berbagai kalangan masyarakat.

Adapun keberangkatan seluruh jemaah diselenggarakan pada Rabu (11/11/2026) pukul 22.00 WIB, dengan titik kumpul dan keberangkatan dari GOR Way Handak, Kalianda.

Melalui fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk, memperoleh predikat umroh yang mabrur, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

8 + 9 = ?
Berita Terkait