Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Lampung Selatan Bagikan 3.000 Masker kepada Warga Terdampak

LAMPUNG SELATAN 06 Sep 2026 19:31 Admin NA
Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Lampung Selatan Bagikan 3.000 Masker kepada Warga Terdampak

nataragung.id - Lampung Selatan - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan membagikan sebanyak 3.000 masker kepada masyarakat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut menyasar masyarakat di wilayah Kalianda dan Canti, dengan pembagian dilakukan di antaranya di kawasan lampu merah Kota Kalianda dan Dermaga Canti.

Aksi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan siaran pers Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PVMBG menyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berlangsung sekitar 25 jam, sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB. Meski episode tersebut telah berakhir, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga).


PVMBG juga menyebut potensi letusan susulan masih tergolong tinggi, dengan potensi bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta kemungkinan aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi. Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang serta mengikuti arahan BPBD dan informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung api.

Sementara itu, BMKG dalam siaran persnya pada Minggu (6/9) menyebut hasil analisis citra satelit pukul 08.00 WIB menunjukkan sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan mencakup Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Lampung Selatan mengambil langkah kepedulian dengan membagikan masker kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, SE, mengatakan kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat merupakan bagian dari kepedulian terhadap warga, terutama ketika menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

“BAZNAS Lampung Selatan hadir untuk masyarakat. Dalam kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau dan adanya sebaran abu vulkanik, kami mengambil langkah pencegahan dengan membagikan masker kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat menjaga kesehatan,” ujar H. Nur Mahfudz.

Ia menjelaskan, sebanyak 3.000 masker yang dibagikan tersebut bersumber dari infak dan sedekah ASN yang dikelola melalui BAZNAS.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana infak dan sedekah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Dalam kegiatan tersebut, H. Nur Mahfudz didampingi Wakil Ketua BAZNAS Lampung Selatan Zainal Arifin, MTA, serta Wakil Ketua Andreansyah. Turut terlibat Kusno selaku ketua pelaksana dan Nasrul sebagai pelaksana bidang administrasi.

H. Nur Mahfudz juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Jangan menganggap remeh abu vulkanik, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan,” katanya.

Pembagian 3.000 masker ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan dalam merespons kondisi masyarakat di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Melalui dukungan infak dan sedekah ASN yang disalurkan melalui BAZNAS, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik yang melanda wilayah terdampak.

BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan terus berkomitmen untuk hadir, peduli, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan. (edi's)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

2 + 2 = ?
Berita Terkait