Sikambara Peduli Tebar Kebaikan di Tugu Adipura, Jumat Berkah Jadi Gerakan Berbagi Sekaligus Menghidupkan UMKM Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG • 09 Oct 2026 13:58 • Admin NA • 30 kali dibaca
Sikambara Peduli Tebar Kebaikan di Tugu Adipura, Jumat Berkah Jadi Gerakan Berbagi Sekaligus Menghidupkan UMKM Bandar Lampung

nataragung.id, Bandar Lampung – Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas dan kesibukan warga Kota Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026), ada pemandangan sederhana yang menyimpan makna mendalam. Sejumlah nasi bungkus dibagikan, senyum mengembang, dan kepedulian hadir menyapa mereka yang setiap hari berjuang mencari nafkah di jalanan.

Melalui program Jumat Berkah Sikambara Peduli, kawasan Bundaran Tugu Adipura menjadi saksi gerakan berbagi yang menyasar pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), serta masyarakat yang melintas. Nasi bungkus dari RM Minang Indah dibagikan sebagai wujud kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi sesama.

Bagi Sikambara, kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan. Lebih dari itu, ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan: bahwa di tengah kerasnya kehidupan, kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi berarti bagi orang lain.

Ketua Sikambara, Junaedi, yang juga merupakan pemilik Minang Indah Group sekaligus Ketua Pajero Indonesia One (P1) Chapter Krakatau Lampung, mengatakan bahwa Jumat Berkah menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Untuk Jumat Berkah hari ini, kami membagikan nasi bungkus Minang Indah kepada rekan-rekan ojol, sopir angkot, dan masyarakat yang melintas di Tugu Adipura Bandar Lampung,” ujar Junaedi.

Tak Hanya Berbagi, Sikambara Ingin UMKM Ikut Bertumbuh

Di balik setiap nasi bungkus yang dibagikan, tersimpan harapan agar manfaat kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak orang. Junaedi menegaskan, program Sikambara Peduli direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat, dengan lokasi yang berpindah-pindah dan menu yang berbeda setiap pekannya.

Langkah ini sengaja dirancang agar kegiatan berbagi tidak berhenti pada satu titik dan satu jenis makanan. Sikambara ingin menjadikan Jumat Berkah sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan sekaligus membuka ruang dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandar Lampung.

“Kegiatan ini akan rutin kami adakan setiap Jumat, dengan lokasi yang berpindah-pindah dan menu yang berganti. Harapannya, selain berbagi kepada masyarakat, kami juga bisa membantu pelaku UMKM di Bandar Lampung. Jadi, bukan hanya nasi bungkus, tetapi juga produk kuliner lainnya,” jelasnya.

Komitmen tersebut membawa pesan bahwa kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan. Masyarakat yang membutuhkan memperoleh manfaat, sementara pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan usahanya melalui dukungan nyata.

Kebersamaan Menjadi Kekuatan

Junaedi menyadari, kegiatan sosial seperti ini tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan satu pihak. Ada dukungan, kepercayaan, dan semangat gotong royong dari berbagai pihak yang menjadi kekuatan di balik terselenggaranya kegiatan tersebut.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra bisnis RM Minang Indah Group dan rekan-rekan Sikambara yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung program Jumat Berkah.

“Terima kasih kepada seluruh partner bisnis RM Minang Indah Group dan rekan-rekan Sikambara yang telah menyisihkan sedikit rezekinya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bang Olin selaku Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Lampung bersama jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka menambah semarak suasana kebersamaan dalam kegiatan sosial tersebut.

Setelah rangkaian pembagian nasi bungkus selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama di RM Minang Indah cabang Jalan Gajah Mada, Bandar Lampung, sebelum menunaikan salat Jumat.

Menebar Kebaikan, Menumbuhkan Harapan

Jumat Berkah Sikambara Peduli menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Sebungkus nasi, uluran tangan, dan kesediaan menyisihkan sebagian rezeki dapat menjadi awal dari gerakan kebaikan yang lebih luas.

Dengan rencana pelaksanaan rutin setiap Jumat, Sikambara berharap kegiatan ini terus berkembang, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan memberi ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh bersama.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan sebuah gerakan sosial bukan hanya diukur dari berapa banyak yang dibagikan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan dan seberapa jauh semangat berbagi itu mampu menggerakkan hati banyak orang.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

3 + 2 = ?
Berita Terkait