Gembleng 51 Imam-Khotib Dari Tiga Kabupaten-Kota, nataragung.id Hadirkan Dua Tokoh Besar Lampung di HUT ke-2

SEPUTAR MASJID • 29 Oct 2026 08:14 • Redaksi NATARAGUNG.ID • 87 kali dibaca
Gembleng 51 Imam-Khotib Dari Tiga Kabupaten-Kota, nataragung.id Hadirkan Dua Tokoh Besar Lampung di HUT ke-2

nataragung.id - Natar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2, media siber nataragung.id akan menggelar kegiatan Pelatihan Imam dan Khotib yang dipusatkan di Masjid Nurul Islam (Nuris), Dusun Ciramai 2, Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Redaktur Pelaksana (Redpel) nataragung.id, Wahyu Agung Putra Pamungkas, S.IP., mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi nyata nataragung.id dalam penguatan kapasitas keagamaan di tengah masyarakat.

"Alhamdulillah, animo luar biasa. Tercatat 51 peserta sudah mendaftar, itupun karena kita membatasi peserta, jika tidak dibatasi kemungkinan yang akan ikut tambah banyak," ujar Wahyu Agung, Kamis (29/10/2026).


"Peserta berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dari 3 kabupaten/kota, yakni Lampung Selatan, Pesawaran, dan Kota Bandar Lampung," tambahnya.

Menurut Wahyu, peserta tidak hanya dari kalangan takmir masjid atau santri, tetapi juga dari jama'ah umum non formal yang memiliki keinginan kuat untuk belajar tatacara menjadi imam dan khotib yang benar sesuai syariat.

"Ini yang kita butuhkan. Banyak masjid dan mushola kekurangan imam dan khotib yang paham syarat dan rukunnya. Pelatihan ini akan membedah secara tuntas, bukan hanya soal berani tampil," tegasnya.

Wahyu menjelaskan, materi pelatihan akan difokuskan pada dua hal fundamental yang paling dibutuhkan di lapangan.

Untuk menjadi Imam sholat, akan dibahas syarat sah menjadi imam, mulai dari muslim, baligh, berakal, mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, memahami rukun dan syarat sah sholat, serta keutamaan seorang imam.

Sementara untuk menjadi Khotib Jum'at, akan dibedah syarat, rukun, dan sunnah khutbah. Mulai dari suci dari hadas, menutup aurat, berdiri bagi yang mampu, hingga rukun khutbah yang meliputi memuji Allah SWT, sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, wasiat takwa, membaca ayat Al-Qur'an, dan doa untuk kaum muslimin pada khutbah kedua. Termasuk adab dan mental di atas mimbar.

Untuk memastikan kualitas materi, panitia menghadirkan dua pemateri yang sudah sangat terkenal di Provinsi Lampung.


Pemateri pertama adalah Ustadz KH. Abdul Hakim, anggota DPD RI Dapil Lampung. Sosok beliau tidak asing, pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung, beberapa periode menjadi anggota DPR RI, dan kini sudah dua periode dipercaya menjadi anggota DPD RI.

Pemateri kedua adalah Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc., aktivis dan pendakwah ternama di Lampung, sekaligus pengarang buku khutbah 2 bahasa (Indonesia-Lampung) yang banyak dipakai para khotib. Ustadz Komiruddin juga pernah mengabdi sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan selama 2 periode.

"Dua tokoh ini, paket komplit. Satu tokoh nasional berpengalaman di parlemen dan dakwah, satu lagi praktisi dakwah dan penulis khutbah yang sangat paham kebutuhan khotib di akar rumput," tambah Wahyu.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Islam, Ustadz H. Abdullah Ali, menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah.

"Alhamdulillah, Masjid Nurul Islam sudah 95 persen siap menyambut peserta Pelatihan Imam dan Khotib. Tempat sudah kami siapkan, sound system, konsumsi, parkir, dan kebersihan masjid. Kami bangga, masjid dikampung Ciramai 2 bisa menjadi pusat kegiatan positif se-Lampung dalam rangka HUT nataragung.id ke-2," ujar Abdullah Ali.

Ia berharap pelatihan ini melahirkan imam dan khotib baru yang berkualitas, sehingga tidak ada lagi masjid atau mushola yang kesulitan mencari petugas saat sholat Jum'at maupun sholat lima waktu. (*)

Editor: Muhammad Arya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

7 + 2 = ?
Berita Terkait