Mimbar Jum'at: 10 Tanda-Tanda Besar Hari Kiamat. Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis Sahih. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

MIMBAR JUMAT • 30 Oct 2026 01:40 • Redaksi NATARAGUNG.ID • 21 kali dibaca
Mimbar Jum'at: 10 Tanda-Tanda Besar Hari Kiamat. Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis Sahih. Oleh : Ustadz H. Komiruddin Imron, Lc *)

nataragung.id - Pemanggilan - Hari Kiamat merupakan perkara gaib yang wajib diimani oleh setiap Muslim. Kedatangannya pasti, tetapi waktu terjadinya hanya Allah yang mengetahuinya.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي

Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, “Kapankah terjadinya?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku.” (QS. Al-A'raf: 187)

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjelaskan adanya sejumlah tanda besar yang akan muncul menjelang Hari Kiamat.

1. Munculnya Dajjal

خُرُوجُ الدَّجَّالِ

Dajjal adalah manusia yang menjadi sumber fitnah besar bagi umat manusia. Ia memiliki berbagai kemampuan luar biasa yang dengannya Allah menguji keimanan hamba-hamba-Nya.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

“Tidak ada satu makhluk pun sejak penciptaan Adam hingga terjadinya Kiamat yang lebih besar fitnahnya daripada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946)

Dajjal akan mengaku sebagai tuhan dan menyesatkan banyak manusia. Karena itu, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengajarkan umatnya untuk berlindung dari fitnah Dajjal, khususnya dalam doa sebelum salam ketika salat.

2. Turunnya Nabi Isa alaihis salam

نُزُولُ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ

Nabi Isa alaihis salam akan turun kembali ke bumi menjelang Kiamat. Beliau akan memimpin manusia dengan keadilan dan membunuh Dajjal.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ

“Dan sesungguhnya dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya Kiamat.” (QS. Az-Zukhruf: 61)

Ayat ini ditafsirkan oleh sejumlah ulama sebagai petunjuk tentang Nabi Isa yang menjadi tanda dekatnya Kiamat.

3. Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj

خُرُوجُ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ

Ya'juj dan Ma'juj adalah dua kelompok manusia yang akan keluar menjelang Kiamat dan menimbulkan kerusakan besar di bumi.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍ يَنسِلُونَ

“Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” (QS. Al-Anbiya': 96)

Kisah tentang pembangunan penghalang oleh Zulkarnain untuk membendung Ya'juj dan Ma'juj dijelaskan dalam QS. Al-Kahfi ayat 93–99.

4. Munculnya Asap

الدُّخَانُ

Asap besar akan muncul sebagai salah satu tanda Kiamat.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍ ۝ يَغْشَى النَّاسَ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut asap yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” (QS. Ad-Dukhan: 10–11)

Para ulama berbeda pendapat tentang hubungan asap dalam ayat ini dengan tanda besar Kiamat. Hadis sahih tentang sepuluh tanda besar menyebutkan ad-dukhan sebagai salah satunya.

5. Terbitnya Matahari dari Barat

طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا

Ini merupakan tanda besar yang sangat penting. Ketika matahari terbit dari barat, pintu penerimaan iman bagi orang yang sebelumnya belum beriman tidak lagi terbuka seperti sebelumnya.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

“Tidak akan terjadi Kiamat hingga matahari terbit dari barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis sahih, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa ketika tanda tersebut muncul, iman seseorang yang sebelumnya belum beriman tidak lagi bermanfaat baginya.

Karena itu, jangan menunda tobat dan jangan menunggu datangnya tanda-tanda besar untuk memperbaiki diri.

6. Keluarnya Binatang Melata dari Bumi

خُرُوجُ الدَّابَّةِ

Binatang melata yang disebut Dabbatul Ard akan keluar menjelang Kiamat.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

وَإِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَابَّةً مِّنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ

“Dan apabila perkataan (ketentuan Kiamat) telah berlaku atas mereka, Kami keluarkan makhluk bergerak dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka.” (QS. An-Naml: 82)

Al-Qur'an menegaskan kemunculan makhluk ini sebagai tanda menjelang Kiamat, tetapi tidak merinci seluruh bentuk dan sifatnya.

7–9. Tiga Peristiwa Tanah Amblas yang Besar

ثَلَاثَةُ خُسُوفٍ

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyebutkan tiga peristiwa besar berupa tanah amblas:

1. Tanah amblas di sebelah timur.

2. Tanah amblas di sebelah barat.

3. Tanah amblas di Jazirah Arab.

Ketiganya disebutkan dalam hadis Hudzaifah bin Usaid Radhiyallahu Anhu tentang tanda-tanda besar Kiamat.(HR. Muslim no. 2901)

Peristiwa ini bukan sekadar gempa bumi biasa, melainkan kejadian besar yang termasuk tanda Kiamat sebagaimana diberitakan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

10. Munculnya Api dari Yaman

خُرُوجُ النَّارِ

Tanda besar lainnya adalah munculnya api yang menggiring manusia menuju tempat berkumpul mereka.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda bahwa salah satu tanda Kiamat ialah:

وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنَ تَرْحَلُ النَّاسَ

“Dan api yang keluar dari dasar Aden, yang menggiring manusia.” (HR. Muslim, dalam hadis tentang sepuluh tanda besar Kiamat)

Api tersebut merupakan tanda besar menjelang Kiamat yang diberitakan dalam hadis sahih.

Hadis Lengkap tentang Sepuluh Tanda Besar Kiamat

Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pernah datang ketika para sahabat sedang berbincang tentang Kiamat. Beliau bersabda:

إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ

ثُمَّ ذَكَرَ الدُّخَانَ، وَالدَّجَّالَ، وَالدَّابَّةَ، وَطُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَنُزُولَ عِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ، وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ، وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ: خَسْفًا بِالْمَشْرِقِ، وَخَسْفًا بِالْمَغْرِبِ، وَخَسْفًا بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ، وَآخِرَ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

“Sesungguhnya Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya.”

Kemudian Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyebutkan: asap, Dajjal, binatang melata, matahari terbit dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya'juj dan Ma'juj, tiga peristiwa tanah amblas—di timur, di barat, dan di Jazirah Arab—serta yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman dan menggiring manusia menuju tempat berkumpul mereka. (HR. Muslim no. 2901)

Catatan: Hadis ini menyebutkan sepuluh tanda besar. Nomor 7, 8, dan 9 merupakan tiga peristiwa tanah amblas, sehingga keseluruhannya berjumlah sepuluh.

Pelajaran Penting bagi Seorang Muslim

Mengetahui tanda-tanda besar Kiamat bukan untuk menumbuhkan ketakutan tanpa arah, apalagi sibuk menebak-nebak kapan Kiamat akan terjadi. Tujuan utamanya adalah memperkuat iman, mengingatkan manusia akan kehidupan akhirat, dan mendorong kita mempersiapkan diri sebelum terlambat.

Allah Subḥanahu wata'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18)

Kiamat mungkin masih terasa jauh dalam pikiran kita. Namun, kematian bisa datang lebih dahulu dan mengakhiri kesempatan kita untuk beramal.

Karena itu, jangan hanya sibuk mencari tahu kapan Kiamat tiba. Sibukkanlah diri dengan mempersiapkan bekal untuk menghadap Allah. <>
_____
✒️ H. Komiruddin Imron, Lc
☀️ Shobahul Khair 
📚 Mimbar Jum'at

*) Penulis adalah Anggota Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islam Indonesia Propinsi Lampung, tinggal di Pemanggilan, Natar.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

9 + 3 = ?
Berita Terkait